Sabtu, 28 Februari 2009

Teman untuk Ayah - Part III

dan Nenek sedang menguburkan si kucing kecil. Sha langsung tanya,itu kucingnya diapain,om. Omnya jawab,kucingnya bobok di tanah (Sha blm pernah liat prosesi pemakaman.Waktu Ayah,Sha tidak mau ikut). Dengar jawaban Omnya, Bunda meralat jawaban Om Dhika,bhw kucingnya mati dan dikubur.Itu jalan ke rumah Allah. Setelah selesai penguburan, Sha langsung bilang, Hore,Ayah punya teman! Ayah bisa main sama meong kecil! Kita yang dengar cuma bisa nyengir. Akhirnya,kita sama-sama berdoa buat Ayah & kucing. WLU,Yah ;-)

10 komentar:

Margono M. Amir mengatakan...

Amin!

Arie - Bunda Icha Anakku Sayang mengatakan...

Hiks..moga Ayah tenang di sana ya nak..

darmawan hs mengatakan...

Siang mbak..
Masih ingat saya? Semoga smuanya sehat selalau..

Maya Ekatrina mengatakan...

Hugs Sha......

mega marlina mengatakan...

om dhika cukup kucing aja yah yg buat temen ayahnya sha ;p

ika kharisma mengatakan...

amin...

ika kharisma mengatakan...

tentu saja masih ingat...
alhamdulillah, semua lagi pilek sih, tapi cukup sehat :)

ika kharisma mengatakan...

hugs juga tante...

ika kharisma mengatakan...

cukuuuup.....
:)

darmawan hs mengatakan...

Oke.. Met kerja n salam buat si-kecil.