Minggu, 26 September 2010
Sabtu, 11 September 2010
Wedding Songs List
Saudara-saudara,
Sahabat sebangsa dan se-MP *hihihi*
Terinspirasi dari postingannya Boss Eddy eh Mbak Duk Eddy di sebelah...
Saya jadi inget harus menyusun list untuk Wedding Song...
Kalo boleh, saya mau dong berbagi cerita tentang lagu-lagu romantis kenangan dari sahabat-sahabat MP. Sapa tau nanti bisa dimasukkan dalam wedding songs list saya.
Mohon bantuannya ya...
Sahabat sebangsa dan se-MP *hihihi*
Terinspirasi dari postingannya Boss Eddy eh Mbak Duk Eddy di sebelah...
Saya jadi inget harus menyusun list untuk Wedding Song...
Kalo boleh, saya mau dong berbagi cerita tentang lagu-lagu romantis kenangan dari sahabat-sahabat MP. Sapa tau nanti bisa dimasukkan dalam wedding songs list saya.
Mohon bantuannya ya...
Midnight Spaghetti
Lebaran-lebaran ngeliat makanan dimana-mana
Lemari makan dan kulkas penuh terus
Sampe eneg liatnya
Banyak makanan bukan berarti kita masak besar sih
Kebanyakan malah kiriman dari tetangga-tetangga
Mulai dari setoples kuku macan sampe setoples manisan buah atap.
Mulai dari rendang sampe sayur godog pepaya beserta ketupat.
Belum lagi sayur godog labu siyem, sambal goreng telor dan tak ketinggalan opor ayam buatan mama.
Semua ada di meja makan, menunggu disantap.
Tapi, alhamdulillah, masakan tersebut termakan karena cukup banyak tamu yang berkenan untuk makan di rumah. Sehingga, masakan mama dan masakan ratu (ora tuku = tidakk beli :p) itu hampir habis.
Hari kedua lebaran, saudara-saudara dari pihak papa kumpul di rumah.
Mama masak lagi. Masakannya simpel saja.
Bakso iga dan rawon.
Masakan kiriman masih tetap datang. Kali ini menunya Spaghetti Bakso Saus Daging. Adik yang masak.
Sampai acara selesai, makanan hampir tak bersisa kecuali si spaghetti.
Masakan yang berlebih seperti rawon, langsung dibagikan ke tetangga. Tapi masih tetap ada di spaghetti yang tinggal satu porsi dan karena lemari makan masih penuh, si spaghetti itu masih di meja makan.
Saya yang tidur paling akhir bertanggung jawab mengurus makanan.
Karena kasihan lihat spaghetti yang ga kebagian tempa di lemari makan.
Akhirnya saya ambil piring dan menyimpan spaghetti di perut saja, hehehe..
So, it's really a midnight spaghetti..
And bye-bye diet banget deh.
Moral of the story:
Belilah lemari makan yang cukup untuk menyimpan makanan dan punya tetangga yang banyak juga supaya bisa bagi-bagi makanan. Hehehe...
Akhirul kata,
Saya dan Aisha, juga Veiko mengucapkan:
*** Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H ***
Taqabballallahu mina wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Minal 'aidin wal faidzin
Mohon maaf lahir dan bathin.
Semoga kita semua masih dapat berjumpa dengan ramadhan tahun berikutnya...
Lemari makan dan kulkas penuh terus
Sampe eneg liatnya
Banyak makanan bukan berarti kita masak besar sih
Kebanyakan malah kiriman dari tetangga-tetangga
Mulai dari setoples kuku macan sampe setoples manisan buah atap.
Mulai dari rendang sampe sayur godog pepaya beserta ketupat.
Belum lagi sayur godog labu siyem, sambal goreng telor dan tak ketinggalan opor ayam buatan mama.
Semua ada di meja makan, menunggu disantap.
Tapi, alhamdulillah, masakan tersebut termakan karena cukup banyak tamu yang berkenan untuk makan di rumah. Sehingga, masakan mama dan masakan ratu (ora tuku = tidakk beli :p) itu hampir habis.
Hari kedua lebaran, saudara-saudara dari pihak papa kumpul di rumah.
Mama masak lagi. Masakannya simpel saja.
Bakso iga dan rawon.
Masakan kiriman masih tetap datang. Kali ini menunya Spaghetti Bakso Saus Daging. Adik yang masak.
Sampai acara selesai, makanan hampir tak bersisa kecuali si spaghetti.
Masakan yang berlebih seperti rawon, langsung dibagikan ke tetangga. Tapi masih tetap ada di spaghetti yang tinggal satu porsi dan karena lemari makan masih penuh, si spaghetti itu masih di meja makan.
Saya yang tidur paling akhir bertanggung jawab mengurus makanan.
Karena kasihan lihat spaghetti yang ga kebagian tempa di lemari makan.
Akhirnya saya ambil piring dan menyimpan spaghetti di perut saja, hehehe..
So, it's really a midnight spaghetti..
And bye-bye diet banget deh.
Moral of the story:
Belilah lemari makan yang cukup untuk menyimpan makanan dan punya tetangga yang banyak juga supaya bisa bagi-bagi makanan. Hehehe...
Akhirul kata,
Saya dan Aisha, juga Veiko mengucapkan:
*** Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H ***
Taqabballallahu mina wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Minal 'aidin wal faidzin
Mohon maaf lahir dan bathin.
Semoga kita semua masih dapat berjumpa dengan ramadhan tahun berikutnya...
Kamis, 02 September 2010
Sekencang apa ya?
Lagi gelayutan di transj. Kanan kiri saya mbak-mbak yang dengerin lagu pake earphone *bener ga sih namanya earphone*. Yang satu lagunya Waka-waka Shakira, yang satunya lagu mellow... Yang pusing saya karena denger dua lagu yang beda... Heran, sekenceng apa volumenya sampe tetangga bisa denger ya? Ga sakit tuh kupingnya?
Senin, 30 Agustus 2010
Semangkuk Sup Iga

Dearest Ayah Riza,
Kemarin Bunda makan siang dengan sup iga *iya,bunda ga puasa kemarin :p*
Sup iganya enak sekali.
Rasanya hampir mirip dengan sup iga yang dibuat mbak par.
Seketika itu juga, Bunda jadi teringat Ayah
Ingat saat Ayah dengan berbinar-binar menghabiskan sup iga itu dan langsung bilang enak.
Jarang-jarang Ayah sedemikian suka sama sayur buatan mbak Par, selain sayur bobor daun talas *bener ga ya, Bunda lupa nama daunnya*
Setelahnya, Ayah sering sekali request sup iga.
Tapi sayang, karena jarang dapat iga dan kalau ada pun banyakan tulangnya, kita jadi jarang masak sup itu.
Dearest Ayah,
Bunda ga sangka, kalo semangkuk sup iga yang bunda makan membawa kembali kenangan atasmu.
Semangkuk sup iga itu membuat rindu membuncah.
Iya, Ayah, Bunda begitu merindumu...
Gak papa kan, Yah, klo Bunda kangen?
Dearest Ayah,
Semoga di sana, Ayah dapat sup iga terenak ya
Bahagialah di sana ya, Ayah
Bunda yakin, kerinduan ini tersampaikan pada Ayah lewat doa.
Oya, Ayah,doa Aisha, anak kita tercinta, juga terdengar sampai sana kan?
Dia sudah bisa menghafalnya dan fasih melafalnya.
Kemarin pun dia nginep di sekolah ikutan pesantren kilat.Ayah pasti bangga sama Aisha :)
Dearest Ayah,
Semangkuk sup iga ini sudah Bunda habiskan.
Tapi semua kenangan indah bersamamu baru saja mulai berputar di kepalaku :)
Dan akan kunikmati semua dengan senyum :)
Dearest Ayah,Miss you so much...
*teriring doa buat Almarhum suamiku tercinta...*
Kemarin Bunda makan siang dengan sup iga *iya,bunda ga puasa kemarin :p*
Sup iganya enak sekali.
Rasanya hampir mirip dengan sup iga yang dibuat mbak par.
Seketika itu juga, Bunda jadi teringat Ayah
Ingat saat Ayah dengan berbinar-binar menghabiskan sup iga itu dan langsung bilang enak.
Jarang-jarang Ayah sedemikian suka sama sayur buatan mbak Par, selain sayur bobor daun talas *bener ga ya, Bunda lupa nama daunnya*
Setelahnya, Ayah sering sekali request sup iga.
Tapi sayang, karena jarang dapat iga dan kalau ada pun banyakan tulangnya, kita jadi jarang masak sup itu.
Dearest Ayah,
Bunda ga sangka, kalo semangkuk sup iga yang bunda makan membawa kembali kenangan atasmu.
Semangkuk sup iga itu membuat rindu membuncah.
Iya, Ayah, Bunda begitu merindumu...
Gak papa kan, Yah, klo Bunda kangen?
Dearest Ayah,
Semoga di sana, Ayah dapat sup iga terenak ya
Bahagialah di sana ya, Ayah
Bunda yakin, kerinduan ini tersampaikan pada Ayah lewat doa.
Oya, Ayah,doa Aisha, anak kita tercinta, juga terdengar sampai sana kan?
Dia sudah bisa menghafalnya dan fasih melafalnya.
Kemarin pun dia nginep di sekolah ikutan pesantren kilat.Ayah pasti bangga sama Aisha :)
Dearest Ayah,
Semangkuk sup iga ini sudah Bunda habiskan.
Tapi semua kenangan indah bersamamu baru saja mulai berputar di kepalaku :)
Dan akan kunikmati semua dengan senyum :)
Dearest Ayah,Miss you so much...
*teriring doa buat Almarhum suamiku tercinta...*
Semangkuk Sup Iga
Dearest Ayah Riza,
Kemarin Bunda makan siang dengan sup iga *iya,bunda ga puasa kemarin :p*
Sup iganya enak sekali.
Rasanya hampir mirip dengan sup iga yang dibuat mbak par.
Seketika itu juga, Bunda jadi teringat Ayah
Ingat saat Ayah dengan berbinar-binar menghabiskan sup iga itu dan langsung bilang enak.
Jarang-jarang Ayah sedemikian suka sama sayur buatan mbak Par, selain sayur bobor daun talas *bener ga ya, Bunda lupa nama daunnya*
Setelahnya, Ayah sering sekali request sup iga. Tapi sayang, karena jarang dapat iga dan kalau ada pun banyakan tulangnya, kita jadi jarang masak sup itu.
Dearest Ayah,
Bunda ga sangka, kalo semangkuk sup iga yang bunda makan membawa kembali kenangan atasmu
Semangkuk sup iga itu membuat rindu membuncah
Iya, Ayah, Bunda begitu merindumu...
Gak papa kan, Yah, klo Bunda kangen?
Dearest Ayah,
Semoga di sana, Ayah dapat sup iga terenak ya
Bahagialah di sana ya, Ayah
Bunda yakin, kerinduan ini tersampaikan pada Ayah lewat doa.
Oya, Ayah,
Doa Aisha, anak kita tercinta, juga terdengar sampai sana kan?
Dia sudah bisa menghafalnya dan fasih melafalnya.
Kemarin pun dia nginep di sekolah ikutan pesantren kilat.
Ayah pasti bangga sama Aisha :)
Dearest Ayah,
Semangkuk sup iga ini sudah Bunda habiskan.
Tapi semua kenangan indah bersamamu baru saja mulai berputar di kepalaku :)
Dan akan kunikmati semua dengan senyum :)
Dearest Ayah,
Miss you so much...
*teriring doa buat Almarhum suamiku tercinta...*
Kemarin Bunda makan siang dengan sup iga *iya,bunda ga puasa kemarin :p*
Sup iganya enak sekali.
Rasanya hampir mirip dengan sup iga yang dibuat mbak par.
Seketika itu juga, Bunda jadi teringat Ayah
Ingat saat Ayah dengan berbinar-binar menghabiskan sup iga itu dan langsung bilang enak.
Jarang-jarang Ayah sedemikian suka sama sayur buatan mbak Par, selain sayur bobor daun talas *bener ga ya, Bunda lupa nama daunnya*
Setelahnya, Ayah sering sekali request sup iga. Tapi sayang, karena jarang dapat iga dan kalau ada pun banyakan tulangnya, kita jadi jarang masak sup itu.
Dearest Ayah,
Bunda ga sangka, kalo semangkuk sup iga yang bunda makan membawa kembali kenangan atasmu
Semangkuk sup iga itu membuat rindu membuncah
Iya, Ayah, Bunda begitu merindumu...
Gak papa kan, Yah, klo Bunda kangen?
Dearest Ayah,
Semoga di sana, Ayah dapat sup iga terenak ya
Bahagialah di sana ya, Ayah
Bunda yakin, kerinduan ini tersampaikan pada Ayah lewat doa.
Oya, Ayah,
Doa Aisha, anak kita tercinta, juga terdengar sampai sana kan?
Dia sudah bisa menghafalnya dan fasih melafalnya.
Kemarin pun dia nginep di sekolah ikutan pesantren kilat.
Ayah pasti bangga sama Aisha :)
Dearest Ayah,
Semangkuk sup iga ini sudah Bunda habiskan.
Tapi semua kenangan indah bersamamu baru saja mulai berputar di kepalaku :)
Dan akan kunikmati semua dengan senyum :)
Dearest Ayah,
Miss you so much...
*teriring doa buat Almarhum suamiku tercinta...*
Langganan:
Postingan (Atom)