Selasa, 31 Maret 2009

Sha dan Fashion Show




Masih terbayang gaya omnya di catwalk, Sha pun juga masih bisa ngikutin gaya si Om Dhika...
Setelah menyanyi, Bunda minta Sha untuk ber-fashion show
Yang nggak nguatin tuh gaya kelincinya...yang tangannya dua di samping telinga...lucu banget,hehehehe
Kayak Abang Jakarta, huehehehehehehe
Sha...you're my good girl
Tapi, gaya marahnya juga gak nahan deh
Kalo digodain pas lagi serius, dooooh....bisa ngamuk kayak gitu itu,hehehe
Yang paling Bunda favorit...gaya garuk-garuknya itu lhooo...doooh, enggak banget deh...
Tapi mohon dimaklumin ya, biasanya pake celana pendek melulu sih, jarang-janang pake rok, hehehehe
So, enjoy aja gayanya Sha ya :p

Sha dan L.O.V.E




Hehehe...
Bunda sebenernya pengen banget bisa nyanyi
Tapi, mengingat suara Bunda yang pas-pasan, Bunda gak pernah PD buat nyanyi
Ada satu lagu yang Bunda suka banget dan cukup PD untuk nyanyiinnya
Ya judulnya LOVE itu...
Sekarang, karena Sasha kayaknya suaranya lebih bagus, jadilah Bunda ajarin ke Sha aja
Tapi baru sepotong sih...takut kepanjangan,hehehhe...
So, enjoy the show aja deh :p

Sha dan Baju Barunya


bajunya dijahit sendiri sama De Pang lho...
Bunda suka deh modelnya
Thanks ya, De Pang

Pulang kerja tadi Bunda kaget liat ada gadis kecil memakai rok panjang dan berpita oranye
Dia sedang duduk manis di depan tivi sambil liat sponge bob
Bunda heran...kok ada anak manis yang bisa duduk tenang ya...
Eh..ternyata itu anak Bunda tercinta :)
Aisha namanya...
Pake baju baru yang dijahit De Pang
Dan pakai pita bekas bungkus souvenir,hehehehehehe
You're soooo pretty, my precious one :)
Love you....
Mmmmuuuuuuaaaach....

Minggu, 29 Maret 2009

Hukuman Fisik Pertama...

My Dearest Sasha...
Maafin Bunda ya, Nak.
Kemarin Bunda sentil Sasha dengan kencang di depan orang
Bunda tahu, Sasha kaget dan shock karena Bunda gak pernah marah sama Sasha
Tapi, kali ini, Bunda sudah tidak bisa menolerir tindakan Sasha lagi
Bunda sudah bilang berkali-kali supaya sasha tidak lari-lari di tempat umum, apalagi teriak-teriak, tapi Sasha gak dengar Bunda.

Sasha,
Bunda tau, kalo ada Ayah, pastilah Bunda yang disentil ganti sama Ayah
Ayah gak suka kalau Bunda keras sama Sasha
Walaupun Sasha pernah dipukul Ayah, tapi mungkin gak sekeras Bunda sentil kemarin
Tapi, Bunda sudah peringatkan Sasha juga kan....
Sayangnya Sasha tetap keras kepala...hmmm...sama seperti Bunda

My dearest one,
Bunda tahu Sasha tidak suka diperlakukan seperti itu
Bunda juga gak suka memperlakukan Sasha seperti itu
So, jangan buat Bunda melakukan itu lagi sama Sasha
You are my precious one, Cinta...
So, i will take care of you gently.

Cinta,
I love you ya, Nak...
I do love you...

Kiss and hug,
Bunda

Kamis, 26 Maret 2009

Jika Ia Sebuah Cinta

by: Rahmat Hidayat

Jika ia sebuah cinta......
ia tidak mendengar...
namun senantiasa bergetar....

Jika itu sebuah cinta..
Memang sakit melihat orang yang ku cintai ..
Berbahagia dengan orang lain ..
Tapi lebih sakit lagi kalau orang ku cintai itu ..
Tidak berbahagia bersama ku..

Jika itu cinta..
Ia sering kali lari bila kita cari..
Namun cinta juga sering kita biarkan pergi ..
Saat dia menghampiri. .

Jika ia sebuah cinta.....
Ia tidak buta..
Namun senantiasa melihat dan merasa..

Jika itu cinta..
Maka jika ku jatuh aku tidak terhuyung-huyung. .
Konsisten tapi tidak memaksa..
Berbagi dan tidak bersikap tidak adil..
Mengerti dan mencoba untuk tidak banyak menuntut..
Sedih tapi tidak pernah menyimpan kesedihan itu.

Jika ia sebuah cinta.....
Ia tidak menyiksa..
Namun senantiasa menguji...

JIka itu cinta
Ia seperti kupu-kupu. ..
Tambah dikejar, tambah lari..
Tapi kalau dibiarkan terbang..
Dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya. .

Jika itu cinta..
Aku seharusnya dapat melepaskannya
Untuk merelakannya. .
Berbahagia dengan yg lain..

Jika itu Cinta ..
Maka cinta akan berharga ..
kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. .

Jika itu cinta..
Bukan bagaimana menjadi pasangan yg sempurna...
Tapi membiarkan kita menjadi diri sendiri..
Dan oleh karenanya kita menjadi sempurna..

Jika ia sebuah cinta...
Ia tidak memaksa..
Namun senantiasa berusaha..

Jika ia sebuah cinta.....
Ia tidak cantik atau ganteng..
Namun senantiasa menarik..

Jika ia cinta..
Bukan karena kau cantik atau ganteng..
Maka aku mencintaimu. .
Tapi karena aku mencintaimu. .
Maka kau selalu terlihat cantik dan ganteng..

Jika itu cinta..
Ia akan mulai dengan senyuman,
Tumbuh dalam pelukan
Dan siap jika harus berakhir dengan airmata.

Jika itu cinta
Ia tidak berkata, "Ini salah kamu",
Tapi 'Maafkan aku".
Bukan juga ' Kamu dimana sih?",
Tapi " Aku disini ".
Tidak berkata " Gimana sih kamu?"
Melainkan "Aku mengerti kok".
Bukan "Harusnya kamu gak kayak gini",
Tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".

Jika ia sebuah cinta.....
Ia tidak datang dengan kata-kata..
Namun senantiasa menghampiri dengan hati..

Jika itu cinta..
Memang menyakitkan ketika aku tak dapat bersatu dengannya
Tapi akan lebih menyakitkan lagi
Apabila dia tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan..

Jika ia sebuah cinta.....
Ia tidak terucap dengan kata..
Namun senantiasa hadir dengan sinar mata..

Jika itu cinta..
Memang menyakitkan mencintai orang yang tidak mencintaimu. .
Namun lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang..
Dan engkau tidak pernah punya keberanian untuk menyatakan cintamu padanya..

Jika ia sebuah cinta.....
Ia tidak hanya berjanji..
Namun senantiasa mencoba dan memenuhi..

Jika itu cinta..
Maka itu hanya sekeping..
Tidak seperti mata dan telinga..
Yang hampir selalu berpasang pasangan..
Karena Tuhan memberikan sekeping hati lainnya..
Pada seseorang untuk kita mencarinya, itulah Cinta.

Jika ia sebuah cinta.....
Ia mungkin tidak suci..
Namun senantiasa tulus..

Jika itu Cinta...
Engkau masih bisa tersenyum ..
Dan berkata aku turut berbahagia untukmu..
Ketika dia memilih mencintai orang lain..

Jika ia sebuah Cinta.....
Ia tidak hadir karena permintaan..
Namun hadir karena ketentuan...

Jika itu Cinta
Ia datang kepada orang yang masih punya harapan ..
Walaupun ia pernah dikhianati..

Jika itu Cinta..
Ia hadir kepada mereka yang masih percaya...
Walaupun ia pernah dicampakkan. .

Jika itu Cinta..
Ia tumbuh di hati mereka yang masih ingin mencintai..
Walaupun ia pernah dihempaskan

JIka itu Cinta..
Ia berkembang di relung hati ..
Mereka yang punya keberanian dan keyakinan ..
Untuk membangun kembali kepercayaan. .

Jika ia sebuah Cinta.....
Ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan...
Namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan...

Jika itu Cinta..
Ia akan membiarkan orang yang kamu cintai ..
Menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya ..
Menjadi gambaran yang kamu kehendaki..

~~YA TUHAN, ajarkan aku mencintai orang lain, walaupun dia sudah menyakiti bahkan memilih untuk tidak bersamaku.

Berkorban tapi tidak menuntut;
Memberi tapi tidak memaksa;
Mencintai tanpa pamrih;

MAMPUKAH AKU? MAMPUKAN AKU TUHAN..

Supaya dapat..berkorban tapi tidak menuntut;
Memberi tapi tidak memaksa;
Mencintai tanpa pamrih;



*sebuah puisi yang ditulis seorang teman :)
rasanya, cukup mewakili apa yang ada di hati saya saat ini
mewakili apa yang dulu saya miliki
well, yang jelas, it touches my heart :)
thanks ya, Mat...

pic dari om google

Kampanye...oh Kampanye...

Pemilu udah dekeeeeeeet banget.
Tinggal 2 minggu lagi.
Makin banyak event, flyer, brosur, poster yang mempromosikan caleg-caleg
Ada yang bikin stiker, ngajak pengamen jalanan, brosur segede gaban, dll dsb.
Tempat-tempatnya juga makin gak lazim aja.
Kayak pagi ini...

Gini ceritanya,
Tiap pagi saya selalu lewat di depan RS Budhi Asih di Jalan Dewi Sartika kalo mau berangkat ke kantor.
Biasanya saya gak terlalu memperhatikan apa yang ada di jalan...
Tapi pagi ini saya kaget ngeliat spanduk caleg dari salah satu partai...
Spanduk gede itu dipasang numpang plang RS Budhi Asih!!!
So, plang RS itu cuma keliatan tulisan Budhi...!

Duh,
Saya langsung ngurut dada...
Saya bingung deh, apa emang udah gak ada tempat yang lebih beradab untuk berpromosi
sampe harus masang spanduk di properti negara...
secara Budhi Asih itu kan RSUD
Mungkin dia juga rumah sakit rujukan yang banyak dicari orang
Lha kalo plang namanya aja ditutupin, gimana orang bisa ketemu nyarinya

Pemilu sebentar lagi...
Mestinya kita udah mulai mengira-ira wakil mana yang akan dipilih untuk menjadi suara kita
Tapi dengan kejadian seperti ini, kok saya jadi makin yakin untuk gak milih siapa-siapa
Lha gimana mau milih kalo belum apa-apa udah dibikin urut dada
Saya berpikir, calon ini bener-bener gak mikirin orang, gak peduli sama orang
Gimana mau dipilih untuk bersuara buat banyak orang?

Coba kalo semua caleg dari satu partai (bagusnya sih  dari beberapa partai), bikin buletin aja atau pake suatu media secara bersama-sama...yang bisa memberikan banyak informasi selain cuma disuruh nyontreng foto ini foto itu (padahal katanya nanti di surat suara gak ada fotonya ya?)
Selain informatif, kan kita bisa lebih hafal dan tau program-programnya, udah gitu, kita jadi bisa liat bahwa caleg-caleg kita bisa saling bekerja sama di media itu atau setidaknya bersedia berbagi media.
Mestinya pakai media yang lebih merakyat ketimbang cuma bikin spanduk segede-gede gajah atau poster-poster yang ditempelin di tembok orang (bikin orang bete karena temboknya jadi kotor), cukup stiker kecil tapi eye catching yang bisa buat hiasan sekalian (hehehe, kok kayak souvenir orang kawinan ya :p) atau bikin kalender yang bisa dipasang foto dan dipajang sampe setahun :))

Saya gak tega aja ngebayanginnya, betapa banyak uang dihabiskan untuk promosi seperti itu, padahal, kalo bisa dilakukan bersama, ada berapa banyak yang bisa disaving untuk keperluan yang lebih baik dan lebih memasyarakat?

Yaaaaaa, saya baru bisa omong doang sih
Gimana pun, tindakan juga lebih bagus daripada ngomong doang kan?
Yang jelas, saya jadi makin yakin mau ngapain tanggal 9 April nanti...
Pulang kampuuuuuung sama sasha....!!!!!
Hehehe.... :)

Hidup pemilu lah :)

gambar diambil dari TKP

Kampanye...oh Kampanye...

Pemilu udah dekeeeeeeet banget.
Tinggal 2 minggu lagi.
Makin banyak event, flyer, brosur, poster yang mempromosikan caleg-caleg
Ada yang bikin stiker, ngajak pengamen jalanan, brosur segede gaban, dll dsb.
Tempat-tempatnya juga makin gak lazim aja.
Kayak pagi ini...

Gini ceritanya,
Tiap pagi saya selalu lewat di depan RS Budhi Asih di Jalan Dewi Sartika kalo mau berangkat ke kantor.
Biasanya saya gak terlalu memperhatikan apa yang ada di jalan...
Tapi pagi ini saya kaget ngeliat spanduk caleg dari salah satu partai...
Spanduk gede itu dipasang numpang plang RS Budhi Asih!!!
So, plang RS itu cuma keliatan tulisan Budhi...!

Duh,
Saya langsung ngurut dada...
Saya bingung deh, apa emang udah gak ada tempat yang lebih beradab untuk berpromosi
sampe harus masang spanduk di properti negara...
secara Budhi Asih itu kan RSUD
Mungkin dia juga rumah sakit rujukan yang banyak dicari orang
Lha kalo plang namanya aja ditutupin, gimana orang bisa ketemu nyarinya

Pemilu sebentar lagi...
Mestinya kita udah mulai mengira-ira wakil mana yang akan dipilih untuk menjadi suara kita
Tapi dengan kejadian seperti ini, kok saya jadi makin yakin untuk gak milih siapa-siapa
Lha gimana mau milih kalo belum apa-apa udah dibikin urut dada
Saya berpikir, calon ini bener-bener gak mikirin orang, gak peduli sama orang
Gimana mau dipilih untuk bersuara buat banyak orang?

Coba kalo semua caleg dari satu partai (bagusnya sih dari beberapa partai), bikin buletin aja atau pake suatu media secara bersama-sama...yang bisa memberikan banyak informasi selain cuma disuruh nyontreng foto ini foto itu (padahal katanya nanti di surat suara gak ada fotonya ya?)
Selain informatif, kan kita bisa lebih hafal dan tau program-programnya, udah gitu, kita jadi bisa liat bahwa caleg-caleg kita bisa saling bekerja sama di media itu atau setidaknya bersedia berbagi media.
Mestinya pakai media yang lebih merakyat ketimbang cuma bikin spanduk segede-gede gajah atau poster-poster yang ditempelin di tembok orang (bikin orang bete karena temboknya jadi kotor), cukup stiker kecil tapi eye catching yang bisa buat hiasan sekalian (hehehe, kok kayak souvenir orang kawinan ya :p) atau bikin kalender yang bisa dipasang foto dan dipajang sampe setahun :))

Saya gak tega aja ngebayanginnya, betapa banyak uang dihabiskan untuk promosi seperti itu, padahal, kalo bisa dilakukan bersama, ada berapa banyak yang bisa disaving untuk keperluan yang lebih baik dan lebih memasyarakat?

Yaaaaaa, saya baru bisa omong doang sih
Gimana pun, tindakan juga lebih bagus daripada ngomong doang kan?
Yang jelas, saya jadi makin yakin mau ngapain tanggal 9 April nanti...
Pulang kampuuuuuung sama sasha....!!!!!
Hehehe.... :)

Hidup pemilu lah :)

gambar diambil dari TKP