Sabtu, 14 Maret 2009

Superbucket

AƬsha: danda,danda tau superbucket?
Bunda: apa,sha? Superbucket?
Aisha : iya... Superbucket. Danda tau kan?
Bunda: mmmmm *berpikir keras*
Bunda: superbucket itu ada dimana ya,sha?
Aisha: masa' danda gak tau... Itu lho yang buat belanja,yang tempatnya dingin...
Bunda: oalah sha,itu mah SUPERMARKET,bukan superbucket,huahahaha...

Rabu, 11 Maret 2009

Dulu buat Ayah... Sekarang untuk Aku ...

Dulu Aa' pernah tanya...bagaimana untuk bisa bersabar?
Diingetin lagi ya...minta sama Allah...kebesaran hati sebesar gunung...keluasan hati seluas samudra...kesabaran hati dan keikhlasan hati seikhlas mentari yang menyinari bumi, plus belajar untuk memarahi diri sendiri dan memaafkan diri sendiri.

*sekedar mengenang...
I miss you, Yah...

(takken from: my e-mail sent folder, May 31, 2002)

I Will Survive...








Don't ever be reluctant to show your feelings
when you're happy, give in to it
when you're not, live with it.

Don't ever be afraid to try to make things better
you might be surprised at the results.

Don't ever take
the weight of the world on your shoulders.

Don't ever feel threatened by the future,
take life one day at a time.

Don't ever feel guilty about the past
What's done is done
Learn from any mistakes you might have made.

Don't ever feel that you're alone
There is always somebody there
for you to reach out to.

Don't forget that you can achieve
so many of the things you can imagine
It's not as hard as it seems.

Don't ever stop loving,
Don't ever stop believing,
Don't ever stop dreaming your dreams.

(from my e-mail inbox, February 21, 2002)

ini pasti kutipan, tapi ika lupa asalnya dari mana...
barusan aja, aku seperti diingatkan..
bahwa semua inilah yang membuat aku tetap tegak berdiri menghadapi semuanya... bahwa dulu pernah ada masa-masa sulit... dan aku survive melewatinya..
dan saat ini terjadi lagi, aku gak boleh berhenti dan menyerah...
selama aku masih bisa bermimpi...
selama aku masih punya cinta...

pic taken from : www.atlastours.net



Saya Belajar


Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya.
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang
saya cintai...


Saya belajar,
bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun
kepercayaan dan
hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya...

Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan
semangat hidup saya kembali serta
orang yang begitu perhatian pada saya....

Saya belajar,
bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan
banyak hal dan kami
selalu memiliki waktu terbaik....

Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau
dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati...

Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian
seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....

Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya
dan untuk itu saya harus memaafkannya......

Saya belajar,
bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain....,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus....

Saya belajar,
bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu,
dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara
kesedihan saya...

Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi,
tapi semua itu tergantung dari
diri mereka sendiri....

Saya belajar,
bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya
telah lakukan....

Saya belajar,
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda....

Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah
siapa saya ini sebenarnya....

Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau
serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan,
kecuali saya ingin sakit hati....

Saya belajar,
bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan
emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai
diri saya...

Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah,
tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan
berlaku bengis....

Saya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat
perpisahan dengan orang yang saya cintai...

Saya belajar,
bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering
diambil segera dari kehidupan saya....

Selamat belajar , semoga kamu sadar.. !!

Love doesn't make the world go round.
Love is what makes the ride worth while

(Sumber : diterjemahan dari majalah People Asia)

dengan segenap cintaku....
untuk semua......
-ika -


(taken from my e-mail inbox, February 19, 2002..iya tahun 2002)

pics from: digital-photography-school.com

Mysterious Way...

I've just found out that
God's work in a mysterious way...
Bless me


pict taken from fantasyartdesign.com

Senin, 09 Maret 2009

Sha in Japanese Kimono




Oleh-oleh dari Akung yang baru pulang dinas di Jepang
Lucu banget kimononya...
Bikin Bunda tambah jatuh cinta sama Sha
Lup u, Sha...

Broccoli Cheese With Wrong Cheese

Ketularan Eyang Amir yang bikin Dadar Gulung Keju di halaman sebelah, long weekend kemarin aku mencoba masak pakai Quick Melt, si keju leleh itu.
Kalo diiklannya pake kentang, aku mau coba pakai broccoli, sayur yang tadinya aku gak doyan, tapi setelah ada Sasha, mau gak mau jadi ikutan nyobain juga, hehehehe
So, here i am...di dapur...,
menyiapkan bahan-bahan dan mulai memasak...

Ini bahan-bahannya...
Broccoli, ukurannya yang sedang saja, pokoknya siap untuk 1x santap.

Keju Quick Melt, sesuka hati
Bawang putih 1 siung digeprek.
Mentega seujung sendok.
Garam seujung sendok juga.
Air 1/3 panci.


Gini bikinnya...
Air dipanci direbus sampai mendidih,
masukkan bawang putih, garam dan mentega.
Setelah itu masukkan broccoli, rebus sebentar.
Angkaty broccoli, tata di aluminium foil yang
sudah dibentuk seperti mangkuk
Parut keju di atasnya.

Masukkan ke oven. Set waktu 3 menit.
Setelah matang, siap disantap.

Tapiiiiiiii...
Kemarin ada sedikit kekeliruan...

Waktu masak pertama, aku agak bingung...
Kok kejunya jadi kering ya, bukan lumer...
Tapi..teteup dimakan sampe abis...

Rasanya ueeeeenaaaaaak banget..
Aku makan berdua Sasha...
Karena ngiler ngeliat kita berdua, Om Dhika juga minta dimasakin, cuma ada spesial request untuk nambahin sosis.
So, akhirnya, aku ulangi step-step di atas
dengan menambahkan sosis yang dipotong dadu.
Setelah broccoli ditata, keju diparut, aku juga menambahkan irisan keju tipis-tipis di atasnya, biar tambah oke.
Abis itu broccoli dan kejunya dimasukkan oven. Setelah
ada bunyi ting...aku langsung angkat...
Lagi-lagi aku heran...kok kejunya gak lumer sih...
Penasaran...aku buka kulkas...
Lho...kok masih ada keju dengan kemasan Quick Melt di kulkas ya?
Sidik punya sidik, ternyata, keju yang udah diparut dan diiris tipis-tipis itu bukan Quick Melt tapi keju cheddar..
Sha kan suka banget keju... So, si keju dipindahin ke plastik tanpa kemasan, jadi aku siwer deh mana yang Quick Melt mana yang cheddar...

So, broccoli cheesenya Om Dhika dimasukin oven lagi beserta si Quick
Melt...dan.... VOILA!!!
Jadi!!! Rasanya??? Hmmmmm.....uuuueeeeeeennaaaaaaaaak....!!!!

Minggu depan bikin lagi aaaah...